Apakah kamu pernah mendengar olahraga cricket atau seberapa sering kamu melihat tayangan olahraga tersebut di tv? Pernahkah kamu memainkannya atau baru kali ini mendengar istilah tersebut.
Banyak orang yang sama sekali belum pernah dengar olahraga cricket. Sekilas itu mirip dengan bola kasti, namun tentu keduanya sangat berbeda, baik dari segi bola dan bat (stik pukul) yang digunakan. Nah kamu bisa memahami pola permainan cricket di sini.
Jika kita melihat permainan cricket di tv sepertinya itu olahraga yang sedikit ribet ya, karena bukan hanya kita saja yang mengalaminya. Bahkan orang India, Pakistan, hingga Inggris juga merasa ini permainan apa ya kok sangat membingungkan.
Tapi kalau kamu sudah mengetahui cricket dengan baik dan benar, maka ini adalah salah satu olahraga yang paling seru dan permainan yang butuh taktik cerdas. Cricket adalah termasuk salah satu olahraga yang paling popular di dunia. Memiliki jutaan penggemar dari seluruh dunia yang dengan setia mengikuti turnamen besar seperti IPL atau Indian Premier League setiap tahunnya.
Di tahun 2026 ini, liga ini dimulai dari bulan Maret sampai dengan Mei yang memiliki 10 tim peserta dan dengan puluhan pertandingan. Setiap pertandingan memiliki dramanya tersendiri. Mari ikuti pembahasan cricket supaya kamu bisa mengetahui arti permainannya sehingga bisa menikmati olahraga pukul bola ini.
Cricket Adalah Olahraga yang Lebih dari Sekadar Memukul Bola
Cricket adalah olahraga permainan antara dua tim yang masing-masing memiliki 11 pemain. Tujuan dari tiap tim adalah mencetak run (angka) sebanyak mungkin untuk bisa mengalahkan lawan.
Sekilas memang mirip sepakbola ya. Namun di cricket pemainnya menggunakan bat (pemukul), bola, dan lapangan dengan bentuk oval dan memiliki pitch di tengah. Satu tim berttuga sebagai pemukul (bating), sementara tim lain menjadi pelempar (bowling) dan pengaja lapangan (fielding).
Cricket tidak mempunyai durasi waktu tetap seperti olahraga lainnya, ini membuat cricket lebih spesial dan berbeda dalam bermain. Olahraga pukul bola ini memiliki format yang bisa selesai dalam beberapa jam, tapi ada format yang bisa membuat permainan berlangsung hingga 5 hari.
Inilah membuat cricket menarik dan sangat berbeda dengan cabang olahraga lainnya. Tidak hanya bertarung melawan fisik lawan, ada juga kepintaran mengatur strategi, memiliki kesabaran dan analisa membaca permainan lawan. Kemenangan di setiap pertandingan ditentukan oleh analisa situasi dan pengambilan keputusan dengan tepat.
Format Cricket yang Perlu Diketahui
Cricket mempunyai beberapa format dalam setiap pertandingan sehingga kelihatan ini adalah olahraga yang rumit. Namun jika di buat sederhana, maka cricket memiliki tiga format utama.
Test Cricket
Ini adalah olahraga cricket versi klasik dan yang paling panjang waktunya. Satu pertandingan bisa mencapai 5 hari untuk menyelesaikainnya. Tapi ini adalah permainan yang cocok untuk orang yang mau menikmati cricket dengan strategi mendalam.
One Day Internasional (ODI)
Cricket jenis yang kedua ini mempunyai waktu yang lebih pendek. Durasi permainan hanya sekitar satu hari. Dengan ketentuan setiap tim memiliki batas jumlah lemparan (overs). Format ini juga cocok bagi fans yang ingin seharian menikmati cricket seharian.
T20 (Twenty20)
T20 inilah jenis cricket yang terpopuler saat ini. Format ini ada di IPL atau Indian Premier League. Dengan peraturan pembatasan overs bagi setiap tim yang hanya memiliki 20 overs membuat permainan ini menjadi lebih cepat, penuh agresifitas, dan berbagai aksi.
Dengan format T20 di IPL, satu pertandingan bisa selesai dalam 3-4 jam karena permainan terasa cepat dan penuh dengan hiburan. Bahkan menurut pengamat dan analis pertandingan, format inilah yang membuat cricket semakin mudah dipahami, lebih dinikmati juga cepat diterima oleh fans baru.
IPL adalah Liga Cricket Paling Populer di Dunia
IPL atau Indian Premier League adalah liga cricket profesional yang paling populer di dunia. Bahkan IPL ini popularitasnya setara dengan Liga Champions di sepakbola.
IPL sudah menjadi liga profesional dengan format berbasis franchise yang sudah dimulai sejak 2008 dan telah berubah menjadi salah satu olahraga besar di bawah sepakbola.
Untuk musim 2026 ini, IPL akan diikuti oleh 10 tim dengan memainkan 74 pertandingan di berbagai kota yang ada di India. Beberapa hal yang membuat IPL adalah cricket yang spesial adalah:
- Dengan Format T20 membuat permainan jadi cepat dan sertu
- Bertabur pemain top dunia
- Memiliki atmosfer stadiom yang luar biasa
- Banyak momen dramatis terjadi seperti last ball win, super over, dan lainnya
Untuk mendapat update berita dan permainan IPL 2026 kamu bisa buka website resmi IPL dan juga sumber berita olahraga lainnya. Musim IPL sudah menjadi trade mark “festival cricket” di India sehingga banyak negara menyiarkan secara langsung.
Cricket adalah olahraga tim yang menggabungkan skill, strategi, dan mentalitas dalam satu permainan yang unik. Mungkin terlihat rumit di awal, tapi begitu kamu paham, justru jadi sangat seru.
Apalagi dengan adanya IPL, cricket jadi lebih mudah dinikmati oleh siapa saja. Format yang cepat, pemain kelas dunia, dan atmosfer luar biasa membuat olahraga ini semakin populer.
Baca juga: Apa itu Redenominasi Rupiah? Manfaat dan Tantangannya
Referensi:
- Crowther, R. H., Gorman, A. D., Renshaw, I., Spratford, W. A., & Sayers, M. G. (2022). Exploration evoked by the environment is balanced by the need to perform in cricket spin bowling. Psychology of Sport and Exercise, *58*, 102103. https://doi.org/10.1016/j.psychsport.2021.102103
- Marshall, T., Runswick, O. R., & Broadbent, D. P. (2024). “What we talk about is creating a probability”: Exploring the interaction between the anticipation and decision-making processes of professional bowlers and batters in Twenty20 cricket. Psychology of Sport and Exercise, 102543. https://doi.org/10.1016/j.psychsport.2023.102543
- Mylopoulos, M. (2024). Striving and the dynamic nature of skill [Review of the book Continuous Improvement: Intertwining Mind and Body in Athletic Expertise, by J. Toner, B. G. Montero, & A. Moran]. Analysis, *84*(2), 401–413. https://doi.org/10.1093/analys/anad081










