Daya Tampung SNBT 2026 UGM
Daya tampung SNBT 2026 UGMÂ menjadi informasi paling penting bagi kamu yang bercita-cita melanjutkan pendidikan di Universitas Gadjah Mada. Kampus Biru ini menyediakan 93 program studi yang terdiri atas jenjang Sarjana (S1) dan Sarjana Terapan (D4) untuk tahun akademik 2026/2027. Memahami jumlah kursi yang tersedia di setiap jurusan membantu kamu menyusun strategi pendaftaran yang matang dan realistis.
UGM mengalokasikan sekitar 30 persen dari total kuota penerimaan mahasiswa baru untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes. Artinya, ribuan calon mahasiswa akan bersaing memperebutkan kursi yang terbatas. Persaingan terlihat sangat ketat pada program studi favorit seperti Kedokteran, Hukum, Psikologi, dan Akuntansi. Data peminat tahun 2025 menunjukkan rasio persaingan mencapai puluhan banding satu untuk beberapa prodi.
Daftar Daya Tampung SNBT 2026 UGM per Program Studi
Berikut rincian jumlah kursi untuk setiap jurusan di UGM beserta data peminat tahun 2025 sebagai gambaran tingkat persaingan. Kamu bisa menjadikan informasi ini sebagai acuan sebelum menentukan pilihan.
1. Program Studi Sarjana (S1) Saintek
| Program Studi | Daya Tampung 2026 | Peminat 2025 |
|---|---|---|
| Kedokteran | 53 kursi | 3.155 orang |
| Farmasi | 72 kursi | 1.868 orang |
| Teknik Mesin | 51 kursi | 1.275 orang |
| Teknik Industri | 36 kursi | 1.613 orang |
| Teknik Sipil | 33 kursi | 1.359 orang |
| Teknik Geologi | 36 kursi | 1.306 orang |
| Ilmu Komputer | 27 kursi | 1.237 orang |
| Teknologi Informasi | 29 kursi | 1.459 orang |
| Biologi | 68 kursi | 583 orang |
| Kimia | 45 kursi | 459 orang |
| Fisika | 21 kursi | 171 orang |
| Matematika | 20 kursi | 318 orang |
| Statistika | 20 kursi | 505 orang |
2. Program Studi Sarjana (S1) Soshum
| Program Studi | Daya Tampung 2026 | Peminat 2025 |
|---|---|---|
| Hukum | 96 kursi | 3.654 orang |
| Psikologi | 68 kursi | 3.601 orang |
| Manajemen | 45 kursi | 2.262 orang |
| Akuntansi | 45 kursi | 2.121 orang |
| Ilmu Komunikasi | 24 kursi | 1.668 orang |
| Hubungan Internasional | 24 kursi | 1.248 orang |
| Ekonomi Pertanian | 27 kursi | 621 orang |
| Sosiologi | 24 kursi | 542 orang |
| Antropologi Budaya | 30 kursi | 511 orang |
| Sastra Inggris | 21 kursi | 715 orang |
3. Program Studi Sarjana Terapan (D4)
| Program Studi | Daya Tampung 2026 | Peminat 2025 |
|---|---|---|
| Manajemen Informasi Kesehatan | 36 kursi | 3.057 orang |
| Akuntansi Sektor Publik | 30 kursi | 2.598 orang |
| Bahasa Inggris | 23 kursi | 1.982 orang |
| Bisnis Perjalanan Wisata | 27 kursi | 1.921 orang |
| Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak | 29 kursi | 1.828 orang |
| Perbankan | 36 kursi | 1.564 orang |
| Pengelolaan Arsip | 23 kursi | 1.569 orang |
Catatan penting:Â Data peminat di atas berasal dari tahun 2025. Angka tersebut dapat berfluktuasi setiap tahunnya, namun pola persaingan ketat pada prodi favorit cenderung konsisten.
Tingkat Persaingan: Prodi Mana Paling Ketat?
Berdasarkan rasio peminat terhadap daya tampung SNBT 2026 UGM, berikut prodi dengan tingkat persaingan tertinggi:
a. Persaingan Ekstrem (rasio di atas 50:1)
- Psikologi: 53 orang berebut 1 kursi
- Hukum: 38 orang berebut 1 kursi
- Kedokteran: 60 orang berebut 1 kursi
- Manajemen Informasi Kesehatan (D4): 85 orang berebut 1 kursi
- Akuntansi Sektor Publik (D4): 87 orang berebut 1 kursi
b. Persaingan Tinggi (rasio 20:1 hingga 50:1)
- Ilmu Komunikasi: 70 orang berebut 1 kursi
- Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (D4): 63 orang berebut 1 kursi
- Manajemen: 50 orang berebut 1 kursi
- Akuntansi: 47 orang berebut 1 kursi
- Teknik Industri: 45 orang berebut 1 kursi
c. Persaingan Sedang (rasio 10:1 hingga 20:1)
- Farmasi: 26 orang berebut 1 kursi
- Ilmu Komputer: 46 orang berebut 1 kursi (masuk kategori tinggi)
- Teknologi Informasi: 50 orang berebut 1 kursi (kategori tinggi)
- Peternakan: 10 orang berebut 1 kursi
- Kehutanan: 11 orang berebut 1 kursi
d. Persaingan Rendah (rasio di bawah 10:1)
- Fisika: 8 orang berebut 1 kursi
- Mikrobiologi Pertanian: 23 orang berebut 1 kursi (daya tampung kecil)
- Teknik Sumber Daya Air: 16 orang berebut 1 kursi
Strategi Memilih Jurusan Berdasarkan Daya Tampung
1. Kenali Kapasitas Diri Sejak Awal
Lakukan simulasi dan try out secara rutin untuk mengukur kemampuan akademik kamu. Jika hasil try out menunjukkan skor kompetitif di tingkat nasional, silakan mempertimbangkan prodi favorit seperti Kedokteran atau Hukum. Namun, jika skor masih di ambang batas, pilihlah jurusan dengan rasio persaingan lebih rendah.
2. Padukan Minat dengan Peluang Lolos
Jangan hanya mengejar gengsi jurusan. Kamu tetap perlu mempertimbangkan minat dan bakat pribadi. Belajar bidang yang kamu sukai akan terasa lebih ringan dan menyenangkan. Cari program studi yang berada di irisan antara passion dan peluang diterima.
3. Cermati Prospek Karier Jangka Panjang
Setiap jurusan memiliki jalur karier yang berbeda. Program studi seperti Teknik Geodesi, Kartografi, atau Manajemen Sumberdaya Akuatik mungkin tidak sepopuler Kedokteran, namun lulusannya sangat dibutuhkan di dunia kerja. Lakukan riset kecil tentang kebutuhan industri lima hingga sepuluh tahun ke depan.
4. Siapkan Pilihan Cadangan yang Realistis
Jangan hanya mendaftar satu program studi favorit. Susunlah beberapa opsi jurusan dengan tingkat keketatan bervariasi. Kombinasikan pilihan ambisius dengan pilihan yang lebih aman. Strategi ini meningkatkan peluang kamu mendapatkan kursi di UGM.
5. Perhatikan Kelanjutan Studi ke Jenjang Lebih Tinggi
Jika kamu berencana melanjutkan ke S2 atau S3, pilihlah program studi yang memiliki jalur riset dan pengembangan akademik yang jelas. Fakultas dengan program pascasarjana yang kuat biasanya menyediakan lebih banyak peluang beasiswa dan kolaborasi riset.
Fakta Menarik tentang Penerimaan Mahasiswa Baru UGM
Universitas Gadjah Mada menerapkan sistem kuota tiga jalur dengan pembagian sebagai berikut:
- Jalur SNBP:Â 30 persen dari total kursi
- Jalur SNBT:Â 30 persen dari total kursi
- Jalur Mandiri:Â 40 persen dari total kursi
Artinya, dari total 80 kursi Agronomi misalnya, SNBT hanya menyediakan 24 kursi. Sisanya 24 kursi untuk SNBP dan 32 kursi untuk jalur mandiri. Kamu perlu menyadari bahwa persaingan tidak hanya terjadi antar pendaftar SNBT, tetapi juga antar jalur penerimaan.
Fakultas dengan jumlah program studi terbanyak adalah Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Sekolah Vokasi UGM menjadi penyelenggara utama program studi D4 dengan pilihan jurusan yang beragam dan relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Bagikan artikel ini kepada teman-temanmu yang juga sedang mempersiapkan diri menghadapi SNBT 2026. Semakin banyak informasi yang kamu kumpulkan, semakin matang strategi yang kamu susun. Jangan lupa simpan halaman ini sebagai referensi saat memilih program studi di UGM.
Baca juga:
- Rilis! Daftar List 100 Kampus Terbaik di Indonesia 2026 Versi Webometrics
- 8 PTS Terbaik di Indonesia 2026 versi QS WUR dengan Reputasi Global
- 6 Rekomendasi Universitas Swasta Terbaik di Jakarta 2026
- Temukan Universitas Islam Terbaik di Indonesia 2026 versi Webometrics & THE
Referensi:
- https://admissions.ugm.ac.id/v26/pendaftaran-mahasiswa-baru-wni/sarjana-sarjana-terapan/daya-tampung/
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
1. Berapa total daya tampung SNBT 2026 UGM untuk semua program studi?
Total daya tampung SNBT 2026 UGM mencapai sekitar 2.700 kursi yang tersebar di 93 program studi. Jumlah ini merupakan 30 persen dari keseluruhan kuota penerimaan mahasiswa baru UGM untuk tahun akademik 2026/2027.
2. Apakah data peminat tahun 2025 bisa dijadikan patokan untuk tahun 2026?
Data peminat 2025 berfungsi sebagai gambaran umum, bukan patokan mutlak. Jumlah pendaftar setiap tahun dapat berubah, tetapi program studi favorit seperti Kedokteran, Hukum, dan Psikologi hampir pasti tetap memiliki tingkat persaingan sangat tinggi dari tahun ke tahun.
3. Bagaimana cara melihat daya tampung per program studi secara resmi?
Kamu bisa mengakses laman resmi SNPMB (Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru) atau website ugm.ac.id. Kedua sumber tersebut menyediakan tabel daya tampung lengkap untuk setiap jurusan yang tersedia di UGM.
4. Apakah program studi D4 memiliki persaingan lebih longgar dibandingkan S1?
Tidak selalu. Data menunjukkan beberapa program studi D4 justru memiliki persaingan paling ketat, seperti Akuntansi Sektor Publik dengan 2.598 peminat untuk 30 kursi dan Manajemen Informasi Kesehatan dengan 3.057 peminat untuk 36 kursi. Kamu tetap perlu menganalisis rasio peminat terhadap daya tampung.
5. Apa yang harus dilakukan jika prodi pilihan memiliki daya tampung sangat kecil?
Siapkan rencana alternatif. Kombinasikan pilihan prodi favorit dengan satu atau dua prodi lain yang memiliki rasio persaingan lebih rendah. Pastikan semua pilihanmu tetap sesuai dengan minat dan kapasitas akademik. Jangan lupa mempersiapkan jalur mandiri sebagai opsi terakhir jika SNBT tidak membuahkan hasil.







